SMA PANGUDI LUHUR SUKARAJA
SMA PL SUKARAJA - Sukaraja, Buay Madang, Ogan Komering Ulu Timur, 32161, Sumatera Selatan  Telp.
Selasa, 19 November 2019  - 1 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


06.10.2017 21:11:46 661x dibaca.
ARTIKEL
CARA MENGEMBANGKAN SISWA BERKARAKTER

Semboyan kurikulum 2013 adalah Pendidikan Karakter. Apa itu pendidikan karakter? Menurut Menurut Burhanuddin dan Sumiati (2007:115) pendidikan karakter diartikan sebagai upaya terencana untuk membantu orang untuk memahami, peduli, dan bertindak atas nilai-nilai etika/moral. Pendidikan karakter mengajarkan kebiasaan berpikir dan berbuat yang membantu orang hidup dan bekerja bersama-sama sebagai keluarga, teman, tetangga, masyarakat, dan bangsa. Lantas bagaimana cara mengembangkan pendidikan karakter di sekolah ? Menurut Saptono (2011:199) terdapat beberapa cara untuk mengembangkan pendidikan karakter di sekolah, yaitu :

1. Memajang gambar-gambar para tokoh inspiratif di aula sekolah dan ruang-ruang kelas.

2. Membuat program penghargaan untuk mengapresiasi berbagai hal yang membanggakan, selain prestasi akademis, olah raga atau kesenian.

3. Membuat pedoman perilaku di kelas dan sekolah yang disetujui oleh para siswa dan guru.

4. Mengundang para orangtua siswa untuk mengamati dan berkontribusi terhadap kemajuan kelas atau sekolah.

5. Meminta siswa mengungkapkan tokoh idola yang bersifat personal dan tanyakan mengapa tokoh itu menjadi idola siswa yang bersangkutan.

6. Memimpin para siswa dengan keteladanan.

7. Jangan biarkan berbagai bentuk ketidaksopanan terjadi di kelas.

8. Melibatkan orangtua siswa dalam mengatasi perilaku tidak baik siswa dengan cara mengirimkan surat, memanggil orangtua atau melalui kunjungan ke rumah yang bersangkutan.

9. Memastikan bahwa siswa memiliki tanggung jawab moral untuk bekerja keras di sekolah.

10. Memiliki kata-kata di dinding yang mendorong karakter yang baik, misalnya: "Jangan tunggu untuk menjadi orang yang hebat, mulailah sekarang juga!".

11. Berusaha konsisten dalam memperlakukan siswa, jangan biarkan perasaan pribadi menghalangi seorang guru untuk bertindak adil.

12. Mengakui kesalahan dan berusaha untuk memperbaikinya.

13. Mengajarkan siswa mengenai kompetisi serta bantu siswa untuk mengerti kapan hal tersebut berguna dan kapan hal tersebut tak berguna.

14. Mengajarkan kesantunan secara jelas. Ajarkan kepada siswa bagaimana mendengarkan orang lain dengan penuh perhatian dan tidak memotong pembicaraan orang lain.

15. Melakukan kerja bakti bersama baik di kelas atau sekolah.

16. Menunjukkan penghargaan terhadap siapapun yang berbeda keyakinan dan berbeda budaya. Katakan kepada siswa mengenai kewajiban moral untuk bertindak adil terhadap orang lain.

17. Tekankan kepada siswa tentang pentingnya kepedulian terhadap orang lain dan lingkungan.

18. Beri perhatian program-program tertentu di sekolah yang sarat muatan karakter, misalnya: bulan penghargaan tokoh karakter.

19. Menekankan pentingnya sikap ksatria (tidak curang) dalam berolah raga, bermain, dan dalam berbagai bentuk interaksi dengan orang lain.

 

Semangat untuk kita semua agar dapat membangun Indonesia yang cerdas berkarakter dan menjadi penerus bangsa yang sukses dunia. Amin. (Lusiana Rani Oktaviani.......alumni SMA PL)








^:^ : IP 35.170.76.39 : 2 ms   
SMA PANGUDI LUHUR SUKARAJA
 © 2019  http://smaplsukaraja.sch.id/